Parkiran Kampus Penuh, Mahasiswa Mengeluh
Psyche News - Kondisi parkiran Fakultas Psikologi UMS saat ini cukup memprihatinkan. Parkiran yang selalu penuh dan mahasiswa yang kesulitan untuk mencari tempat parkir menjadi pemandangan setiap hari, dan hal ini yang menjadi salah satu penyebab proses perkuliahan menjadi terganggu. Seperti yang diamati mahasiswa hal ini mulai terjadi di awal tahun ini atau bertepatan dengan dialihkannya Mahasiswa FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) ke gedung Psikologi dikarenakan renovasi gedung FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis).
Tahun ajaran baru telah dimulai, sebuah problematika baru saja muncul yaitu kondisi parkiran kampus Fakultas Psikologi UMS. Dari keterangan beberapa mahasiswa parkiran psikologi saat ini sangat penuh dan sesak tidak seperti sebelum sebelumnya. “Jujur aku dari dulu kalo kelas pagi atau pokoknya setengah 7 aku parkir basement karna lebih kondusif gitu ya. Tapi sekarang itu, di jam berapa pun kayak engga ada tempat gitu,” ungkap AD, Mahasiswa Psikologi UMS, Senin (15/09).
AS, Mahasiswa Psikologi juga menceritakan pengalamannya ketika mencari parkir “Akhir-akhir ini tu ngerasa walaupun berangkatnya pagi yang biasanya masih banyak tempat sekarang tu dah penuh dan susah buat nyari tempat kosongnya.” Ia juga menambahkan, “sama pas ngeluarinya agak susah karna udah full banget harus geser-geser punya orang,” Senin (15/09). Mahasiswa Psikologi lain, NA juga mengeluhkan hal yang sama mengenai sulitnya mencari tempat parkir “Susah banget nyari parkiran karena rame banget dipake Fakultas FEB sama fakultas lain,” Rabu (17/09). Tidak hanya penuh, mencari tempat parkir saat ini juga sangat menguras waktu “Biasanya parkir tu, sampe parkir yaudah. Yang ini tu aku nyari parkir sampe 10 an menit,” ungkap AD, Senin (15/09).
Fenomena ini mulai dialami mahasiswa psikologi sejak tahun ajaran baru ini dimulai “Mulai minggu pertama masuk kuliah si. Itu tanggal berapa ya 8 kali ya apalagi senin pertama itu lebih parah. Menurutku senin pertama itu parah banget tapi selasa, rabu, kamis-nya agak mendingan walaupun masih rame,” Ujar AD, Senin (15/09). “Aku pertama kali kuliah hari selasa juga rame banget,” tambah AS. Sedangkan NA mengungkapkan, menurutnya hal ini juga mulai terjadi sejak gedung FEB di hancurkan. AD juga berkomentar hal yang sama “Karna kan ada pemindahan yang fakultas yang lagi dibangun itukan pindah kesini. Dan menurutku itu terlalu overload, karena mereka kan mahasiswanya banyak terdiri dari beberapa prodi. Kita biasanya satu fakultas aja dan cuma berbagi sama “magister. Jadi menurutku kayak overload banget.” ungkapnya, Senin (15/09)
Permasalahan mengenai susahnya mencari parkir ini juga menimbulkan dampak pada perkuliahan mahasiswa, AD mengeluhkan ia sampai terlambat memasuki kelas karena hal tersebut. “Yang ini tu kemarin aku nyari parkir sampe 10 an menit dan aku telat kelas,” ungkapnya, Senin (15/09). Mahasiswa pada akhirnya melakukan beberapa strategi untuk menghadapi hal ini seperti berangkat jauh lebih awal. “Aku biasanya berangkat 15 menit sebelum kelas, jadi 30 menit sebelum kelas buat nyari parkir,” ujar AD. AS juga mengungkapkan hal yang sama, “Jadi kayak waktunya itu habis buat nyari parkiran gitu.” Senin, (15/09). Usaha lain juga dilakukan Mahasiwa untuk mendapatkan tempat parkir seperti, parkir jauh dari gedung fakultas, sampai harus memindahkan beberapa motor untuk mendapatkan tempat parkir.
Mahasiwa menyarankan kepada fakultas untuk meberikan solusi dari permaslahan ini “Solusinya mungkin bisa nambah lahan buat parkir. Atau kalau engga, ini kan karna ketambahan dari fakultas FEB. Mungkin yang anak FEB bisa tetap parkir di parkirannya. Ya emang agak jauh si tapi kan bisa sedikit mengurangi yang disini, overload itu,” Ungkap AS. NA menyarankan hal yang sama “Nah mending itu pihak kampus kayak khusus anak FEB jangan parkir di basement, mungkin bisa parkir di teknik atau di halaman lain yang emang masih kosong” ia juga mengungkapkan kekhawatirannya “kalo kayak gitu terus kita lama-lama yang ngga dapet parkiran kalo ga ada solusinya sampe sekarang,” Tambahnya. AD juga menyarankan sebuah solusi “Mungkin mereka bisa dipecah, jadi ga cuma di gedung ini aja, mereka mungkin bisa numpang di fakultas lain juga. Misalnya prodi ini disini yang lain disana, jadi ngga semua prodi disini.” Ungkapnya, Senin (15/09)
Reporter: Asma
Editor: Izza Mufida

Komentar
Posting Komentar