ALIANSI SODARA GELAR AKSI TOLAK UU CIPTAKER DI DEPAN GEDUNG DPRD SURAKARTA
PYSCHE NEWS - Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Aksi Rakyat Surakarta (SODARA) melakukan longmarch dari Kampus 4 pada Kamis (30/3) sekitar pukul 15.00 WIB, Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan tujuan Gedung DPRD Surakarta guna berunjuk rasa mengenai disahkannya UU Ciptaker oleh DPR RI.
Setelah kurang lebih 1,5 jam dari berbagai elemen menyampaikan orasinya, sekitar pukul 16.35 WIB, Budi Prasetyo selaku perwakilan dari DPRD Surakarta dan jajarannya keluar menemui massa. Ia menyatakan bahwa seluruh anggota DPRD Surakarta akan menerima aspirasi yang disampaikan oleh seluruh massa aksi. "Kami akan menerima apa yang menjadi aspirasi seluruh elemen mahasiswa pada sore hari ini ke kantor DPRD," ungkapnya, Kamis (30/3/23)
Unjuk rasa tersebut diwarnai dengan orasi dari berbagai perwakilan elemen mahasiwa, aksi bakar ban, serta menyayikan yel-yel dan lagu perjuangan sebagai bentuk penolakan terhadap UU Ciptaker. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap Pengesahan Undang - Undang Cipta Kerja yang sangat merugikan bagi kaum menengah ke bawah. Dalam aksi kali ini massa menuntut empat hal, antara lain :
- Menuntut Presiden RI dan DPR RI untuk berhenti melakukan praktek Legislator buruk
- Memaksa Presiden RI untuk mencabut Perppu Nomor 2 Tahun 2022
- Meminta Presiden RI untuk minta maaf terhadap publik karena telah melakukan pelanggaran kejahatan konstitusi yang telah merusak moral konstitusi
- Meminta untuk mencabut Permenaker nomor 5 tahun 2023
Harapannya, untuk Pemerintah Indonesia setelah unjuk rasa hari ini Pemerintah bisa menindaklanjuti & mencabut dari disahkannya Perpu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Agar tidak merugikan masyarakat, terutama untuk golongan kaum menengah ke bawah.
Reporter : Nadia Diva & Hella Via
Layouter: Hanief
Komentar
Posting Komentar