Kampus Harus Aman: Mahasiswa UMS Serukan Stop Kekerasan Seksual

PSYCHE - Ramainya kasus pelecehan seksual yang melibatkan dosen pembimbing Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMS menyita banyak perhatian pada Juli 2024 ini. Kasus muncul ketika korban melakukan bimbingan di rumah pelaku, selama proses bimbingan tiba-tiba pelaku meminta korban memeluknya hingga mengelus lutut dan kaki korban. Amarah publik yang tak terbendung memunculkan aksi GEMAS (Gerakan Mahasiswa UMS) untuk menyuarakan aksi "Stop Kekerasan Seksual" di dunia akademik.

Mahasiswa UMS yang marah atas kejadian ini mengajukan beberapa tuntutan kepada Rektor UMS yakni Prof. Dr. Sofyan Anis, M. Si. Meliputi pengesahan pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), pelibatan perwakilan mahasiswa tiap fakultas dalam penyusunan dan pengesahan PPKS, desakan agar pelaku yang terbukti bersalah untuk meminta maaf dan klarifikasi secara terbuka, dikeluarkan dari universitas, dan klarifikasi dari rektor UMS di hadapan media nasional untuk memperbaiki citra UMS.

Dalam perundingan yang diadakan oleh gerakan mahasiswa UMS di Siti Walidah pada 17 Juli 2024 pukul 15.00, Rektor UMS menyatakan bahwa kasus ini telah ditangani oleh Satgas PPKS dan sidang terakhir telah dilaksanakan pada pukul 09.00. Rektor menegaskan bahwa semua pelanggaran etika akan diberikan sanksi. Namun, Ketua BEM Fakultas Hukum menyatakan, "Jika demonstrasi ini hanya dianggap formalitas, mahasiswa tidak akan berhenti hingga tuntutan mereka dipenuhi," ucapnya, Rabu (17/07)

Mahasiswa juga mempertanyakan transparansi proses penyusunan pedoman PPKS dan kecepatan penanganan Satgas PPKS. Ketua SMHWS (Student Mental Health and Wellbeing Support) menjelaskan, "Revisi dilakukan karena penyusunan SK 1 Juli tidak sesuai dengan peraturan kementrian, sehingga mengajukan revisi pada rektorat." Rabu (17/07). Mahasiswa mengutarakan kekecewaan karena belum adanya pedoman PPKS meskipun sudah memiliki unit-unit penanganan termasuk tim disiplin yang ikut andil serta layanan konseling.

Gerakan Mahasiswa UMS (GEMAS) akan terus mengawal kasus ini hingga tuntutan mereka dipenuhi dan keadilan ditegakkan. Mereka bertekad untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.


Reporter    : Sylva & Azridha

Editor        : Afra'


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Parkiran Kampus Penuh, Mahasiswa Mengeluh

Mahasiswa UMS Gelar Aksi Pernyataan Sikap : Suarakan Suara Rakyat Demi Keadilan

Reuni dan Reorganisasi IKAPSI UMS: Ajang Temu Kangen Sekaligus Penguatan Solidaritas Antar Alumni