Wakil Walikota Solo Silaturahmi, Harapkan Adanya Kolaborasi?
PSYCHE–Selasa, 03 Desember 2024
Fakultas Psikologi UMS mendapatkan kunjungan dari Wakil Walikota Surakarta
terpilih, Astrid Widayani, S.S., S.E., M.B.A. Kedatangan Astrid dan tim
disambut di ruang Hybrid pada pukul 14.00 WIB yang dihadiri oleh segenap pimpinan
fakultas, dosen, serta mahasiswa. Kunjungan Wakil Walikota Surakarta ini
dimaksudkan untuk melakukan kerja sama dan kolaborasi dengan Fakultas Psikologi
UMS mengenai kesehatan mental di masyarakat yang merupakan salah satu program
unggulan dari pasangan Walikota dan Wakil Walikota Surakarta, Respati-Astrid.
Kegiatan silaturahmi ini diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Psikologi,
Wakil Walikota Surakarta, dan diakhiri dengan dialog tanggapan dari dosen dan
mahasiswa.
Astrid sebagai seseorang dengan
latar belakang akademisi mengakui, ia turut prihatin melihat banyaknya anak
muda yang tidak dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi
akibat mengalami gangguan mental. “Sebagai akademisi, saya melihat banyak anak
yang tidak bisa lanjut sekolah karena masalah kesehatan mental, seperti
kecanduan gadget misalnya. Masyarakat juga masih sulit mengakses layanan
kesehatan mental,” ucapnya (03/12).
Melihat hal-hal tersebut membuat Astrid semakin peduli akan pentingnya kesadaran mengenai kesehatan mental serta akses yang terjangkau bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mental. Sehingga Astrid pun mengharapkan adanya kerja sama dan kolaborasi antara pemerintah Surakarta dengan Fakultas Psikologi UMS untuk mewujudkan kesehatan mental yang lebih baik di masyarakat.
Tanggapan dari pihak Fakultas
Psikologi UMS mengenai program kolaborasi yang disampaikan Astrid sangat
terbuka dan antusias. UMS sendiri sudah melakukan kegiatan sosialisasi terkait bullying di beberapa pondok pesantren
se-Solo raya. Kerjasama ini mungkin memiliki peluang dengan cara melakukan
penempatan psikolog ke puskesmas agar layanan kesehatan mental lebih mudah
diakses. Tanggapan dari salah satu mahasiswa yang hadir, pada kenyataannya masih
banyak masyarakat yang belum memiliki kesadaran mengenai pentingnya kesehatan
mental. Sehingga sebelum melakukan program layanan kesehatan mental, langkah
pertama yang dapat diambil adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat terlebih
dahulu supaya program yang akan dijalankan dapat berjalan lebih maksimal.
Diharapkan dari adanya kunjungan
kolaborasi ini, ke depannya dapat lebih sinergis dan strategis terkait dengan
isu-isu kemajuan teknologi yang kaitannya dengan sisi edukasi dan literasi
mengenai kesehatan mental. Ia juga berpesan kepada mahasiswa khususnya di
Fakultas Psikologi UMS untuk lebih turut aktif berperan serta peka terhadap isu
yang terjadi saat ini. “Menanggapi isu-isu yang saat ini terjadi, peran
temen-temen psikolog sangat penting untuk mendeteksi sejak dini terkait
kesehatan mental, mengantisipasi, menangani, merawat hingga mendampingi pasca
penyembuhan,” ungkapnya (03/12).
Reporter: Fazaumi, Azridha, dan Debita
Editor: Hanief Arrasyied Purnama

Komentar
Posting Komentar