PELEPASAN WISUDAWAN DAN WISUDAWATI SARJANA PSIKOLOGI & MAGISTER PSIKOLOGI
Psyche News - Pada hari Jumat, 19 Desember 2025 telah diselenggarakan pelepasan wisudawan periode II yang dilaksanakan di lantai 5 Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. PELEPASAN WISUDAWAN DAN WISUDAWATI SARJANA PSIKOLOGI & MAGISTER PSIKOLOGI. Acara ini dihadiri Wisudawan dan Wisudawati beserta Orang Tua (Wali) berjumlah 67 orang. Kegiatan ini tidak hanya sekedar melaksanakan untuk pelepasan wisudawan, tetapi juga untuk memberikan pesan-pesan moral, serta untuk memberikan doa dan harapan yang dapat di reflektifkan pada masa depan calon wisudawan dan wisudawati.
Disini kami mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara dengan beberapa para calon wisudawan, menyampaikan bahwa momen yang sangat dinantikan bisa berhasil diraih pada hari ini, salah satu wisudawati menyampaikan “Seneng banget sih ya, apa beban ini udah lepas semua walaupun nanti masih cari kerja lagi tapi setidaknya beban yang ini sudah selesai.” ujar T calon wisudawati angkatan 21, pada Jumat (19/12). Masa kuliah di beberapa orang berpendapat suatu hal yang bukan hanya sekedar tanggung jawab yang besar, tapi merupakan suatu hal beban yang harus diselesaikan dengan tuntas serta dengan hasil yang terbaik. Sehingga, perlu sekali untuk mengusahakan hal ini secara maksimal.
Untuk menuju tahap ini calon Wisudawan dan Wisudawati juga menyampaikan banyak hal dan tantangan yang perlu dilewati. Seperti skripsi yang merupakan tugas akhir yang harus dicapai dengan baik untuk mendapatkan gelar sarjana ini, kemudian ada praktikum yang dilakukan setiap semesternya, “Tantangan terbesar skripsi dan juga praktikum, tapi lebih berat skripsi sih.” Ujar T dan D, pada kesempatan wawancara Jumat (19/12). Skripsi merupakan tantangan terberat dan kesulitan semasa kuliah karena banyak hal yang perlu disiapkan misalnya mencari responden, penyusunan skripsi yang menguras tenaga dan pikiran dan banyak hal lainnya, seperti yang disampaikan oleh TY dan P calon wisudawan angkatan 21 pada saat wawancara “Momen mencari responden, sulitnya mencari responden yang kadang tiba-tiba di cancel.” Ujarnya, Jumat (19/12).
Dengan banyaknya tantangan yang telah dilalui, beberapa calon wisudawan menyampaikan banyak pelajaran hidup yang dapat diambil selama masa kuliah. T dan D menyampaikan “Karena aku anak rantau jadi tetap menjadi orang baik maksudnya ramah maupun lingkungannya berbeda gitu, dan juga kalo aku bisa melewati awal semester hingga skripsian selesai.” Ujarnya, Jumat (19/12). Belajar melalui pengalaman merupakan hal simpel yang dapat diterapkan langsung pada kehidupan sehari-hari, karena kita telah melalui pelajar hidup itu dan kita hanya perlu untuk mengevaluasi kembali, yang awalnya kurang akan keramahan menjadi pribadi yang lebih ramah dimanapun tempatnya tidak memilih tempat untuk ramah.
Pelajaran hidup inilah bisa dicapai, ketika seseorang telah melewati moment tersulitnya terlebih dahulu untuk menjadi lebih kokoh saat melewati rintangan hingga wisuda ini, “Saat awal ngerantau sih, itu moment terberat aku, kerasa banget perkembangannya dari awal datang kesini, yang awalnya ga punya temen lama-lama kayak bisa berbaur dengan yang lain serta bisa nyaman dengan Solo.” Ujar T, Jumat (19/12). Dengan perbedaan budaya dan kebiasaan menurut T menjadi satu hal moment tersulit saat masa kuliah, karena ia harus beradaptasi dan mencoba untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan easy going ke banyak orang, hingga pada akhirnya dapat menyesuaikan dan nyaman untuk menjalankan kuliah.
Untuk menyelesaikan kuliah hingga di tahap wisuda tidak hanya untuk menyelesaikan skripsi, akan tetapi perlu sekali ketekunan, pintar dalam membagi waktu dan rajin untuk mengerjakan tugas juga perlu sekali. Menurut TY menyatakan bahwa “Jangan terlalu memforsir ke organisasi, jadi sampai lupa untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah dan kadang kita sulit dalam membagi waktu disitukan dan menggampakan tugas dan pada akhirnya menunda terus-terusan, kalo terlalu ditunda kita nya jadi nyaman buat nunda tugas lagi dan lagi.” Ungkapnya, Jumat (19/12).
Calon wisudawati saat wawancara juga memberikan pesan kepada adik-adik yang masih kuliah untuk selalu semangat menjalankan praktikum, kuliahnya, dan saat menyusun tidak memilih judul yang terlalu sulit, tetapi pilih judul skripsi yang sederhana dan yang mudah dipahami, saat mengerjakan skripsi juga jangan menunda-nunda terus menerus, rajin untuk bimbingan ke dosen pembimbing, dan yang terakhir jangan malas-malas untuk membangun relasi saat masa kuliah, karena hal tersebut penting untuk membantu mempermudah kita saat ada kesulitan.
Reporter : Aura & Ais
Editor: Afra
Komentar
Posting Komentar